HONDA GADING SERPONGIVAN PRATAMA - / +62 812 8047 0852

Honda HR-V


Pilihan Warna


Harga


TypeHarga
HR-V 1.5 S M/TRp. 281.000.000
HR-V 1.5 S M/TRp. 291.000.000
HR-V 1.5 E CVTRp. 314.000.000
HR-V E SPECIAL EDITIONRp. 331.000.000
HR-V 1.8 PRESTIGERp. 396.500.000
HR-V 1.8 PRESTIGE TWO TONERp. 398.000.000

Deskripsi


Honda HR-V kembali menjadi kekuatan Honda Prospect Indonesia (HPM), pemegang merek Honda di Indonesia, di segmen Low SUV dan crossover. Kelas yang sedang naik daun beberapa tahun belakangan, menggantikan redupnya compact hatchback dan small sedan. Desain keren, fitur lengkap merupakan suatu kewajiban agar mampu memikat pasar. Itulah yang dimiliki HR-V, sehingga penjualannya laris manis.

Siklus hidup Honda HR-V berlanjut ke fase penyegaran setelah memasuki tahun keempat. Waktu yang tergolong pas untuk pembenahan agar tetap kuat di pasaran. HPM mengambil momen tepat saat pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 berlangsung.

Tidak banyak perubahan yang dilakukan HPM. Varian tetap seperti sedia kala (15L S, 1.5L E dan 1.8L Prestige), tanpa kehadiran HR-V RS seperti di pasar Malaysia. Hanya ketambahan varian anyar 1.5L E Special Edition sebagai penengah antara tipe E dan Prestige. Ubahan paling terlihat, ada di bagian wajah melalui fitur andalan baru lampu Full LED di head lamp dan juga fog lamp. Tapi khusus untuk HR-V tipe 1.5L E Special Edition dan 1.8L Prestige. Tipe lain pakai lampu utama halogen dengan model proyektor.

Interior tak luput dapat penyegaran, walau tidak ada desain yang berubah. Kabin HR-V tipe S dan E kini didominasi warna hitam. Jok tipe E mengombinasikan kulit dan kain. Sedangkan Special Edition sudah kulit semuanya, sampai membalut setir dan tuas transmisi. Khusus Prestige, berpadu dengan warna Ivory untuk dasbor, konsol tengah sampai door trim. Perubahan di kursi baris kedua, adanya tambahan head rest di tengah dan sabuk pengaman tiga titik.

Kabin HR-V bernuansa futuristik tapi sederhana. Kesan canggih tampak dari tombol AC Smart Touch, berupa monitor layar sentuh. Di atasnya terpampang head unit baru model floating berukuran 8-inci. Fiturnya banyak, mulai dari berbagai pemutar media sampai koneksi smartphone. Sistem infotainment baru itu tersedia di tipe E dan Prestige saja.

Posisi mengemudi HR-V terasa mantap seperti menaiki sedan. Duduknya tergolong rendah, namun tersedia pengaturan ketinggian untuk disesuaikan postur pengemudi. Posisi sempurna semakin mudah didapat berkat setelan setir tilt dan telescopic. Ditambah lagi posisi konsol tengah beserta tuas transmisi yang tinggi layaknya mobil sport. Karena layout yang sporty, memungkinkan penggunaan Electronic Parking Brake (EPB) menggantikan rem parker konvensional.

Keunggulan HR-V lainnya, kabin penumpang baris kedua. Ruang untuk kaki dan kepala cukup berlimpah dan jauh dari kesan sempit. Fleksibilitasnya begitu tinggi, karena dapat diatur sepraktis mungkin untuk menaruh barang bawaan. Butuh ruang bagasi lebih lapang, tinggal melipat sandaran kursi rata lantai. Dudukan kursi juga dapat dilipat ke atas sama seperti di Honda Jazz. Fitur kepraktisan kabin ini dikenal sebagai Ultra Seat.

Honda HR-V bisa dibilang menjadi trendsetter baru di kelas crossover, yang sebelumnya didobrak oleh Nissan Juke. Desainnya mampu menggabungkan kesan dinamis dan sporty, yang keduanya jadi faktor penting bagi mereka yang berjiwa muda. Sejak pertama kali keluar, parasnya mudah memikat selera orang kebanyakan.

Tanpa nama besar Honda pun, kami yakin mobil ini memiliki daya tarik sendiri berkat faktor bentuk ini. Dimensinya cukup pas untuk berkendara di kepadatan kota dengan panjang 4.294 mm, lebar 1.772 mm, tinggi 1.580 mm dengan wheelbase sepanjang 2.610 mm.

Wajahnya mengusung bahasa desain Honda bertajuk Solid Wing Face, dengan grille besar, desain yang tegas dan gagah layaknya sebuah SUV. Di sepanjang tubuhnya, garis desain bodi yang minim sudut membuatnya terlihat dinamis. Namun garis desain itu diperlihatkan dengan tegas, seolah menunjukkan kekuatan SUV yang dimilikinya.

Terbaru di model facelift, griile dibuat lebih tebal dan tegas, berlanjut mengubah rancang desain bemper terutama rumah fog lamp. Kelengkapan eksterior tentunya tergantung pada model mana yang Anda pilih. Yang jelas semua model dibekali fog lamp dan spion elektrik dengan imbuhan lampu sein. Lampu utama dan lampu kabut dengan teknologi Full LED, ada pada varian Special Edition dan 1.8L Prestige. Sedangkan di bawahnya dibekali Halogen proyektor. Perubahan lain di tipe E, desain pelek pakai milik HR-V Prestige terdahulu, serta antenanya sekarang model shark fin.

Performa kedua mesin memang patut diacungi jempol. HR-V dengan mesin 1.5-liter sudah lebih dari cukup untuk dipakai di kepadatan kota dan masih meyakinkan saat melaju di jalan bebas hambatan. Mesin 4-silinder ini mampu menghasilkan 120 PS pada 6.600 rpm dan torsi 145 Nm di 4.600 rpm.

Konsumsi BBM-nya pun, meski tidak seirit Jazz, tetap bisa dibanggakan. Kami sempat mencobanya untuk perjalanan luar kota, dan angka 17 km/liter bukan hal yang sulit untuk dicapai. Sedangkan di dalam kota, konsumsi BBM bisa mencapai 14 km/liter.

Sensasi berbeda datang dari varian bermesin 1.8-liter. Bodi kompak dan mesin bertenaga sebesar 139 PS pada putaran 6.500 rpm. Belum lagi torsinya yang mencapai 169 Nm di putaran 4.300 rpm. Gabungkan hal itu dengan bobotnya yang hanya 1,3 ton. Hasilnya, sebuah crossover beringas baik saat berkelit di dalam kota, maupun ketika berlari kencang di jalanan luar kota.

Kedua mesin disandingkan dengan transmisi CVT yang menyalurkan tenaga ke roda depan. CVT juga dirancang dengan teknologi Earth Dreams, untuk menyalurkan daya secara presisi, sekaligus membuat konsumsi BBM lebih efisien. Rasanya memang berbeda dengan CVT lainnya. Namun pada varian bermesin 1.5 liter, terasa agak membosankan, harus ‘dipancing’ menggunakan mode manual agar terasa lebih sporty. Beruntung ada paddle shift untuk meningkatkan keasyikan berkendara.

Sebagai produk Honda, mobil ini dibekali banyak fitur keselamatan. Dan sudah ketentuan dari Honda Jepang, setiap produknya harus memiliki sistem keamanan lengkap.

Karena itu, jangan heran kalau di mobil ini (semua varian) memiliki fitur pengereman dengan ABS, EBD, dan BA sebagai standar. Baik rem depan maupun belakang sudah memanfaatkan cakram untuk menghentikan lajunya.

Salah satu yang menarik, hadirnya sistem Brake Override System. Fitur ini berfungsi ketika pengemudi secara sengaja/tidak sengaja menginjak pedal rem dan gas di saat bersamaan. Maka secara otomatis HR-V mengerem dan memutus sinyal drive by wire pedal gas.

Saat kami mencoba rem HR-V, memang kemampuan berhentinya tidak perlu diragukan. Namun efek dari sebuah mobil tinggi cukup kentara, HR-V terasa menukik. Tapi hal itu tentunya cukup wajar. Toh pengendaliannya saat pengereman keras masih bisa diandalkan berkat fitur-fitur tadi.

Fitur penting lainnya, semua varian sudah tersedia Hill Start Assist (HSA) dan Vehicle Stability Assist (VSA). Biasanya peranti itu hanya disediakan di varian tertinggi, terkecuali HR-V. Jumlah airbag cuma tersedia 2 di tipe S dan E. Sementara Prestige dilengkapi 6 airbag.